Siapasih yang nggak kenal Grand Canyon? Suatu tebing terjal yang sangat indah. Terukir oleh Sungai Colorado, di utara Arizona. Jurang yang termasuk 7 keajaiban dunia ini merupakan salah satu Taman Nasional pertama di Amerika Serikat, yang didukung oleh Presiden Theodore Roosevelt.
Jurang
ini, diciptakan oleh Sungai Colorado yang memotong sebuah selat selama
jutaan tahun, panjangnya kira-kira 446 km, dengan lebar mulai dari 6
sampai 29 km dan dengan kedalaman lebih dari 1.600 m. Hampir dari 2000
juta tahun sejarah Bumi telah terpotong oleh Sungai Colorado dan anak
sungainya lapis demi lapis sedimen ketika Dataran Tinggi Colorado mulai
terangkat.
Grand
Canyon pertama kali dilihat oleh orang Eropa pada 1540 oleh García
López de Cárdenas dari Spanyol. Ekspedisi saintifik pertama ke canyon
ini dipimpin oleh Mayor AS John Wesley Powell pada akhir 1870-an. Powell
menunjuk ke batuan sedimen yang terbuka di jurang sebagai "daun dalam
buku cerita agung". Namun, jauh sebelum masa itu, wilayah ini telah
ditinggali oleh Penduduk Asli Amerika yang membangun tempat tinggal di
tembok jurang ini.NB: Sekarang di Grand Canyon sudah dibangun fasilitas Skywalk. Skywalk adalah jalan berbentuk tapal kuda yang dibangun dari tembok kaca setebal empat inchi dan pengunjung diharuskan memakai kaus kaki antigores bila ingin berjalan dan melihat pemandangan di sana. Ini adalah karya arsitektur luar biasa yang sanggup menahan berat sampai 70 ton dan dapat menahan tiupan angin sampai 100 meter per jam.
Green Canyon
Baca yang bener ya... "GREEN CANYON". Mungkin sebagian dari anda sudah banyak yang dengar soal "Green Canyon" atau "Cukang Taneuh" (Sebutan orang sunda. Dalam Bahasa Indonesianya : Jembatan Tanah).Salah satu objek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ± 31 km dari Pangandaran. Objek wisata ini merupakan aliran sungai Cijulang yang menembus gua dengan stalaktit dan stalagmit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang. Nama Green canyon sendiri sebenarnya merupakan plesetan dari nama "Grand Canyon", yang dipopulerkan oleh seorang Perancis pada tahun 1993.Green Canyon menjadi sangat terkenal, karena panorama sungainya sangat indah. Mereka yang berkunjung kesana pasti akan terpana oleh keindahan aliran sungai yang sepanjang Cijulang. Keindahan itu akan selalu menyambut wisatawan begitu masuk ke gerbang obyek wisata tersebut.
Di
mulut gua terdapat air terjun Palatar sehingga suasana di objek wisata
ini terasa begitu sejuk. Kegiatan yang dapat dilakukan diantaranya
panjat Tebing, berenang, bersampan sambil memancing. Untuk mencapai
lokasi ini wisatawan dapat menggunakan perahu yang banyak tersedia di
Dermaga Ciseureuh, baik perahu tempel maupun perahu kayuh. Objek wisata
ini berdekatan degan objek wisata Batukaras serta Bandar Udara Nusawiru.
Sungai tersebut begitu istimewa, karena memanjang dan membelah sebuah kawasan ngarai yang struktur fisiknya sangat mengagumkan. Mereka yang pernah berkunjung ke Green Canyon di Colorado, Amerika Serikat, pasti akan sepakat kalau ngarai di Cijulang itu sangat mirip Green Canyon.
Mereka yang belum pernah mengunjunginya, pasti akan tertantang untuk bisa kesana. Karena, akan diajak beriwsata menikmati keindahan ngarai dengan berperahu. Sambil menikmati wisata perahu yang bisa dinaiki dari Dermaga Ciseuruh, pelancong akan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa di sepanjang sisi kiri dan kanan sungai. Berbagai binatang, seperti monyet, pun selalu siap menyambut wisatawan dengan teriakan-teriakannya.

Untuk bisa sampai ke titik pertama, kita harus melewati alur sungai yang cukup tenang selama hampir 15 menit. Setelah melewati ‘lorong’ sungai, kita selanjutnya akan berjumpa dengan sebuah tempat yang memaksa kita harus turun dari perahu.
Di tempat tersebut, kita akan menjumpai deretan batu karang yang sangat indah dengan hiasan stalaktit dan stalagmit yang memesona. Batu karang juga yang memaksa kita untuk tidak melanjutkan perjalanan dengan perahu, karena alur sungai terhalang olehnya hingga sungai pun nampak bertingkat seperti tangga.




0 komentar:
Posting Komentar